Custom Search

Minggu, 01 Juni 2008

KELUARGA PUISI

aku jadi ayah puisi. kekasihku ibunya. indah tersenyum. hah! puisi nasib cinta. puisi bahagia. yang aku ambil dari penjara keharaman. yang kami urusi di album jiwa.

jangan pedulikan pelarang cinta: bodoh dan gila. tukang pos pasti bawakan kado: air, mawar, nasi dan diary.

hakim ketuk palu setelah media massa berteriak: sah!

Serang, 2002

Tidak ada komentar: